3 Mie Instan Korea Ini Ternyata Mengandung Babi

Kabar Trending, Berita Umum, Berita Unik, Mie Instan Babi, Mie Instan Korea, Samyang, Nongshim, Ottogi, Samyang Mengandung Babi, Mie Instang Mengandung Babi

Kabar Trending, Berita Umum, Berita Unik, Mie Instan Babi, Mie Instan Korea, Samyang, Nongshim, Ottogi, Samyang Mengandung Babi, Mie Instang Mengandung Babi

Hasil Ini Diketahui Oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan

Berita Unik Terbaru – Berbicara soal Korea Selatan, mungkin semua orang tidak akan pernah lepas dengan yang namanya makanan instan. Ya, di Korea Selatan memang sangat terkenal dengan makan instannya yang biasa mereka sebut ramyun. Ternyata bukan hanya di Korea Selatan saja, melainkan di Indonesia juga terkena imbas dari makanan instan seperti mie instan dan yang lainnya. Namun sayangnya baru – baru ini publik digegerkan dengan tidak adanya label Halal pada setiap bungkusan mie instan tersebut.

Pihak Badan Pengawas Obat dan Makanan ( BPOM ) pun melakukan investigasi dan penelitian terhadap beberapa mie instan asal Korea Selatan. Ternyata ada 3 jenis mie instan yang terbukti mengandung babi di dalamnya. Ketiga mie instan tersebut adalah Samyang, Nongshim, dan Ottogi.

“Benar. Itu dari hasil pengawasan BPOM,” ujar Kepala Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan DKI Jakarta, Dewi Prawitasari.

Pihak BPOM pun sudah mengeluarkan Surat edaran dengan nomor IN.08.04.532.06.17.2432 kepada seluruh Kepala Balai Besar POM seluruh Indonesia. Setelah diuji, ketiga merek mie instan itu memang positif mengandung fragmen DNA spesifik babi.

Surat BPOM Tentang Mie Instan Mengandung Babi

Menurut Dewi, memang masih belum jelas daerah mana saja yang sudah ditemukan menjual produk dari mie instan yang mengandung babi ini. Bahkan di Jakarta saja belum dilakukan pengecekan. “Kami belum bisa memastikan untuk di Jakarta, dan kami baru saja dapat perintah. Kemungkinan hari Senin ini kita akan mulai untuk turun,” ujarnya.

Berita Umum – Dalam surat yang terlampirkan tersebut, ketiga produk mie instan mengandung babi tersebut akan mulai ditarik dari pasaran terhitung mulai dari hari Kamis, 15 Juni 2017. BPOM juga sudah memerintahkan kepada semua importer untuk melakukan penarikan dari produk – produk yang disebutkan di atas dari peredaran.

“Kita tidak akan ke toko. Untuk tugas toko itu sudah kewajiban importer penyalur untuk melakukan penarikan,” tutup Dewi.

Nah, sekarang sudah jelas bukan bagaimana status kandungan dari ketiga merek mie instan asal Korea Selatan tersebut. Maka dari itu, untuk yang membeli produk mie instan, diharapkan lebih berhati – hati ya. Cari mie instan yang memiliki label Halal sebisa mungkin.