Ahok, Sosok Yang Pantas Ditiru Oleh Generasi Muda Indonesia

Ahok, Sosok Yang Pantas Ditiru Oleh Generasi Muda Indonesia
Ahok, Sosok Yang Pantas Ditiru Oleh Generasi Muda Indonesia
Ahok, Sosok Yang Pantas Ditiru Oleh Generasi Muda Indonesia

Kabar Trending – Ahok atau Basuki Tjahaya Purnama merupakan salah satu tokoh politik Indonesia yang paling sering muncul di TV sejak terpilih menjadi Wakil Gubernur DKI Jakarta. Sosok yang kontroversial menjadi ‘candu’ bagi media untuk terus meliput dirinya. Cap minoritas tidak dapat dihindari oleh Ahok yang keturunan Tionghoa, non-Muslim, dan berasal dari luar pulau Jawa. Cap ini yang membuat dirinya selalu diserang oleh berbagai pihak yang tidak senang dengan kebijakan yang diputuskan oleh Ahok. Tapi, sebenarnya Ahok memiliki kepribadian yang seharusnya ditiru oleh generasi muda Indonesia, agar Negara Kesatuan Republik Indonesia yang kita cintai ini, semakin maju.

Mari kita mulai dari pribadi yang paling pertama dikenal dari Ahok, pribadi yang disebut suka marah-marah. Ahok dikenal suka marah-marah dan tidak santun, tapi pada kenyataannya, jika kita sering menonton video yang meliput kegiatan Ahok sehari-hari, Ahok selalu ramah kepada warga yang datang kepadanya. Ahok baru marah kalau ada yang menyalahi aturan yang ada, sebagai contoh PNS yang kerjanya tidak benar. Seharusnya pribadi ini bisa kita tiru, kita tidak boleh berdiam diri melihat ketidakbenaran terjadi di sekitar kita, kita harus berani marah untuk membela yang benar. Maka, sebagai generasi muda, kalian harus berani untuk marah ketika ada teman kalian yang diperlakukan tidak adil oleh teman yang lain, atau marah untuk hal yang terlihat sepele, seperti membuang sampah sembarangan.

Pribadi berikutnya yang patut ditiru adalah hormatnya Ahok kepada orang yang lebih tua. Bagaimana seringkali kita melihat Ahok begitu hormat ketika menerima atau menyambut orang yang lebih tua. Ahok tidak segan menundukkan kepala ketika menyalami orang yang lebih tua darinya. Pribadi ini sangat penting untuk ditiru oleh generasi muda, karena banyak sekali generasi muda Indonesia saat ini yang bahkan tidak hormat kepada orang tua-nya sendiri.

Selanjutnya tentu yang sangat penting sekali, yaitu anti korupsi. Korupsi di sini bukan hanya korupsi uang, namun juga korupsi waktu. Bisa kita lihat bagaimana Ahok selalu berusaha untuk datang tepat waktu, bahkan jika Ahok terlambat, Ahok tidak pernah malu untuk meminta maaf. Korupsi waktu merupakan salah satu tindak korupsi yang paling sering dilakukan oleh generasi muda Indonesia saat ini. Sebagai contoh, siswa ataupun mahasiswa yang sengaja datang terlambat masuk sekolah atau mata kuliah, atau yang memperpanjang waktu istirahatnya, dan masih banyak lagi. Mungkin ini terlihat sepele, namun sebenarnya ini adalah bibit awal korupsi. Kalau waktu saja dikorupsi, apalagi uang?

Pribadi berikutnya adalah keteguhan hati dalam menjalankan sesuatu yang benar. Ahok sering kali diserang ketika mengambil sebuah keputusan, namun dirinya tidak pernah goyah. Jika ada yang tidak setuju dengan kebijakan yang diambil, Ahok selalu menyarankan untuk melaporkan kebijakan tersebut ke pengadilan. Wah, aneh sekali, pejabat biasanya menghindari pengadilan, ini malah minta dilaporkan ke pengadilan. Tapi ini sebenarnya adalah sebuah contoh bagaimana kita harus teguh ketika menjalankan sesuatu, terutama sesuatu yang benar, dalam hal ini Ahok berpedoman kepada konstitusi, sehingga cara agar Ahok mau menghentikan kebijakannya adalah dengan melalui pengadilan.

Ahok juga merupakan pribadi yang peduli terhadap sesama manusia, namun tidak memandang suku, agama, ras, dan status ekonomi. Pada sidang penistaan agama ke-14 Ahok, Suyatno yang merupakan supir Ahok di Belitung, didatangkan sebagai seorang saksi. Suyatno menceritakan bagaimana Ahok tidak mau dipanggil bos oleh dirinya, bahkan seringkali mereka saling bercanda. Selain itu, Ahok pernah mengingatkan Suyatno untuk melakukan ibadah Sholat Jumat. Suyatno juga menceritakan bagaimana Ahok seringkali membantu mereka yang kesulitan dalam hal ekonomi. Pribadi ini jugalah yang membuat Ahok terjun ke dunia politik, karena hanya dengan menjadi pejabat, Ahok bisa menolong banyak orang, terutama mereka yang tidak beruntung dalam hal ekonomi. Sebagai generasi muda, sikap seperti ini sangat penting, untuk tidak saling membeda-bedakan, peduli dengan sesama manusia tanpa memandang status apapun. Pribadi seperti ini akan membuat NKRI semakin kuat dan tidak mudah dipecah-belah, pribadi ini juga yang akan menjadikan NKRI semakin maju dan sejahtera, bila semua generasi muda mampu seperti ini.

Tanpa bermaksud menggurui, marilah generasi muda Indonesia mencoba untuk menjadi pribadi yang baik, pribadi yang mampu membanggakan dan mensejahterakan diri sendiri, keluarga, dan juga Negara Kesatuan Republik Indonesia yang kita cintai!