Apa Yang Membuat Pokemon Go Booming di Indonesia ?

Apa Yang Membuat Pokemon Go Booming di Indonesia ?
Apa Yang Membuat Pokemon Go Booming di Indonesia ?
Apa Yang Membuat Pokemon Go Booming di Indonesia ?

Berita Trending Nusantara – Sebagian besar anak muda di Indonesia sedang menggandrungi Game Pokemon Go. Namun, ada juga yang justru yang belum mengenal Game mobile tersebut.

Untuk itu, bagi kamu yang ingin mengenal dan lebih tahu soal Pokemon Go, kami menghimpun informasi dari beberapa sumber mengenai Game anyar tersebut.

Sesuai namanya, Pokemon Go merupakan Game yang mengadaptasi monster dari seri animasi Pokemon. Lewat Game ini, pemain diajak menjadi seorang pelatih Pokemon di dunia nyata.

Game ini merupakan hasil kerja sama Nintendo dan Niantic Lab dengan perusahaan Pokemon. Untuk memperkaya pengalaman bermain, Game ini mendukung konsep augmented reality dengan memanfaatkan kamera dan GPS di ponsel pintar pemainnya.

CEO Pokemon, Tsunekazu Ishihara mengatakan bahwa perusahaannya telah bekerja sama selama dua tahun dengan CEO Nintendo sebelumnya Satoru Iwata untuk mengembangkan Game tersebut.

Game ini sudah dapat diunduh dan dimainkan secara gratis dengan beberapa in-app purchase di dalamnya.

Kabar mengenai kehadiran Game ini memang sudah diketahui sejak tahun lalu. Perusahaan asal Jepang itu juga sudah mengembangkan smartwatch khusus yang diberi nama Pokemon Go Plus.

Perangkat yang dibanderol dengan harga US$ 35 (Rp 454 ribu) ini berguna sebagai notifikasi pada pemain ketika ada Pokemon di sekitarnya, tanpa perlu melihat ponsel.

Belum Rilis Resmi di Indonesia

Sayangnya, di Indonesia Game ini belum tersedia secara resmi di toko aplikasi Google Play Store maupun App Store. Pun demikian, telah banyak pengguna Android di Tanah Air yang sudah mengunduh file Android application package (apk) dan memainkannya.

Pokemon Go sendiri mengawali peluncurannya di Australia dan Selandia Baru beberapa hari lalu. Selanjutnya, Game tersebut secara resmi hadir di Amerika Serikat.

Lantas, bagaimana dengan negara lain termasuk Indonesia? Niantic sendiri tak mengungkapkan jadwal rilis resmi untuk wilayah lain. Namun, CEO Niantic John Hanke menuturkan ada penundaan jadwal peluncuran di beberapa negara.

Hal itu menyusul lumpuhnya server Game tersebut akibat banyaknya orang yang memainkan Pokemon Go. Peluncuran ditunda sampai server Niantic dipastikan telah stabil.

Di sisi lain, keberadaan file apk Pokemon Go ternyata dimanfaatkan oleh hacker untuk meretas ponsel korban. Berdasarkan laporan terbaru, file Pyang sudah disusup malware itu hadir sejak 72 jam Game ini resmi rilis di Selandia Baru dan Australia.

Dongkrak Saham Nintendo
Keberhasilan Pokemon Go menjadi salah satu Game terpopuler saat ini ternyata berdampak pada saham Nintendo. Saham perusahaan tersebut melonjak lebih dari 20 persen pada awal perdagangan di bursa Jepang.

Saham Nintendo naik 23,5 persen menjadi 29.085 yen, usai naik ke level 20.190 yen. Level itu menjadi harga tertinggi sejak November.

Melihat kondisi tersebut, perusahaan berniat mengeluarkan empat Game lagi pada tahun buku laporan keuangan Maret. Harapannya, Game mobile dapat membantu meningkatkan laba operasional hingga 45 miliar yen.