Ibu Negara Dihina, Ini Reaksi Dari Kedua Anaknya

Gibran dan Kaesang Memberikan Komentar Tentang Penghinaan Tersebut

Berita Politik Terhangat – Baru – baru ini, Indonesia sedang viral dengan adanya meme yang menghinda Ibu Negara, Iriana Joko Widodo. Meme ini tersebar ke seluruh media sosial di Indonesia seperti misalnya Instagram dan Twitter.

Dalam meme tersebut, sang Ibu Negara dihina menggunakan kata kasar yang bersifat asusila karena kekinian tak menggunakan jilbab. Padahal sewaktu kampanye pada Pemilu 2014 silam, dirinya menggunakan jilbab.

Meme tersebut justru memancing netizen di Indonesia mengamuk. Mereka pun beramai – ramai melaporkan akun yang menyebarkan meme tersebut yakni @warga_biasa ke Mabes Polri di Twitter @DivHumasPolri dan juga @CCIPolri.

Tidak hanya mengadukan akun tersebut ke pihak yang berwajib, netizen juga beramai – ramai mengadukan meme tersebut kepada kedua putra Iriana dan juga Presiden Joko Widodo, yaitu Gibran Rakaningbumi Raka dan juga Kaesang Pangarep.

Pengaduan tersebut dilakukan oleh netizen dengan akun @HomeMarchel. Dirinya mengadukan hal tersebut kepada Gibran melalui Twitter dengan mention, “Mas @Chilli_Pari ini ada Instagram seperti ini. Beliau Ibu Negara lho mas. Terlebih, beliau juga ibunya sampeyan. Tolong ditindak mas,” dengan disertai foto meme tersebut. Dirinya juga menuliskan hal yang sama kepada Kaesang.

Namun, diluar dugaan dari mereka, kedua anak dari Ibu Negara justru sangat tenang dan santai menanggapi meme tersebut.

“Biarin. Dimaafkan saja,” ujar Gibran kala membalas Twit yang dikirimkan oleh akun @HomeMarchel. Sementara itu Kaesang lebih memilih untuk membalas dengan bahasa Jawa. “Yo orapopo mas. Maafkan wae.”

Berita Politik Terkini – Netizen menduga, akun Instagram @warga_biasa merupakan akun yang memang sengaja membuat dan juga pertama kali meyebarkan meme tersebut.

Mengenai kasus ini, Kepala Bagian Penerangan Umum Humas Polri Komisaris Besar, Martinus Sitompul mengatakan bahwa akan mengusut peredaran meme tersebut.

“Kami pasti akan menyelidiki, siapa yang membuat dan juga pertama kali menyebarkan meme tersebut,” tutur Martinus saat dikonfirmasikan tentang kasus ini.