ini Ceramah Ridho Sebelum Terjerat Kasus Narkoba

Iini Ceramah Ridho Sebelum Terjerat Kasus Narkoba
Iini Ceramah Ridho Sebelum Terjerat Kasus Narkoba
ini Ceramah Ridho Sebelum Terjerat Kasus Narkoba

Kabar Trending – Putra dari Raja Dangdut Rhoma Irama yang juga merupakan Ketum Partai Idaman itu ditangkap di sebuah hotel di kawasan Jakarta Barat, dini hari tadi. Polisi berhasil mengamankan paket sabu seberat 0,7 gram dari RidhoTernyata sebelum tertangkap karena penyalahgunaan narkoba, Ridho sempat memberikan ceramah.

Isi ceramahnya tentang pentingnya pendidikan agama ditanamkan sejak dini. Karena menurutnya, ketika seorang anak sudah memiliki fondasi agama yang kuat maka ia tidak mudah terpengaruh oleh hal-hal negatif. Inilah faktanya, Orang bisa saja berbicara, berceramah menggunakan ucapan yang baik dan manis sehingga citranya terkesan baik, namun belum tentu ia sendiri sebaik apa yang ia ucapkan. Bisa saja hanya manis dibibir dan sandiwara belaka.

Anak dari raja dangdut Rhoma Irama ini dikenakan pasal 112 ayat (1) sub pasal 127 Jo pasal 132 ayat (1) UU no 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Untuk Pasal 112 sendiri diketahui ancaman hukumannya paling cepat 4 tahun penjara, sementara itu ancaman hukuman yang diatur Pasal 127 paling lama adalah 4 tahun, dan pasal 132 ancaman hukuman paling sedikit 20 tahun penjara serta paling berat adalah hukuman seumur hidup hingga pidana mati.

Beginilah ceramah Ridho sebelum ditangkap.

“Ketika anak-anak dapat pendidikan pra sekolah sama seperti pondasinya sudah kuat. Seperti gedung, kalau pondasinya kuat akan kokoh, nah pra sekolah itu base, tempat di mana anak-anak membangun dasar kepribadian mereka. Sehingga mereka nggak gampang terpengaruh hal negatif,” kata Ridho Rhoma sekitar medio 2016 silam.

“Bagus banget kalau semenjak pra sekolah ada pendidikan agama yang dimasukkan. Karena agama termasuk aspek terpenting, nomor satu dalam pendidikan anak,” imbuh anak raja dangdut Rhoma Irama tersebut. Ridho menambahkan bahwa seorang anak yang memiliki pendidikan agama yang baik akan bisa menghadapi kehidupan dengan lebih baik pula. Karenanya, tak cukup untuk menyekolahkan anak di sekolah umum saja.

“Anak yang punya pendidikan agama yang baik, cenderung akan lebih baik ke depannya. Di sekolah umum ada agama yang berbeda-beda, kalau dapat pendidikan agama di sekolah umum aja saya rasa masih kurang, kalau ada sekolah agama itu jadi fasilitas khusus untuk anak-anak yang ingin mengenal agama mereka masing-masing,”

Nah Ridho sendiri bagaimana pendidikan dari orangtuanya? Kok sepertinya gampang terpengaruh hal negatif seperti itu? Bukan saya yang bilang loh tapi Sandi yang mengatakan kalau Ridho hanya korban pergaulan. Berdasarkan ceramah Ridho, saya jadi bertanya-tanya dimana yah dulu Ridho ini pra sekolahnya? Apakah di sekolah model Islam terpadu atau sekolah umum?