Jawaban Ahok Membungkam Tuduhan Sandiaga

Jawaban Ahok Membungkam Tuduhan Sandiaga
Jawaban Ahok Membungkam Tuduhan Sandiaga
Jawaban Ahok Membungkam Tuduhan Sandiaga

Kabar Trending Sandiaga si manusia super kata banget itu kerap menuduh bahwa program-program Ahok tidak memihak rakyat kecil. Mereka kerap berkata demikian untuk meyakinkan warga Jakarta bahwa program-program Ahok hanya memihak menengah keatas. Ini cara yang sudah kuno, kebohongan yang diulang-ulang hingga dianggap kebenaran.

Sandiaga Uno, mengatakan, program pasangan calon gubernur-wakil gubernur, Basuki Tjahaja Purnama- Djarot Saiful Hidayat, berpihak pada kelas menengah ke atas.

“(Masyarakat) Menengah ke atas rata-rata memilih nomor dua. Kenapa? Karena program nomor dua itu berpihak kepada yang punya duit. Betul nggak?” kata Sandiaga di Restoran Merah Delima, Jakarta Selatan, Minggu (9/4).

Sandiaga mencontohkan, beberapa program yang memihak kelas menengah ke atas seperti pembangunan infrastruktur, pembangunan jalan hingga lelang konsolidasi. Dia menyebut lelang itu mematikan usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).

“Yang gede-gede senang. Mereka dapat order, sampaikan ke bawah,” kata Sandiaga.

Padahal nih, banyak program-program Ahok yang membantu rakyat tidak mampu. Contohnya saja KJP yang dimaksudkan untuk membantu anak usia sekolah yang tidak mampu. Banyak testimoninya yang merasa terbantu dengan Kartu Jakarta Pintar itu. Kalau dia lebih memilih untuk usaha maka ada juga program yang membantu mereka untuk berusaha.

Lucunya sandiaga menyebutkan pembangunan infrastruktur itu memihak kelas atas. Memangnya kuli bangunan yang membangun infrastruktur tersebut adalah menengah keatas? Sejak awal infrastruktur dibangun pun sudah menguntungkan rakyat kecil. Emangnya Sandi mau gitu kerja nguli bangun infrastruktur? Sepertinya Sandi juga gak paham pentingnya pembangunan infrastruktur bagi seluruh lapisan masyarakat dari mulai bisa menekan harga barang hingga efesiensi waktu dan itu untuk semua lapisan, baik yang super kaya ataupun yang tidak mampu.

Ahok menanggapi pernyataan Sandiaga ini dengan telak sekali.

Basuki atau akrab disapa Ahok ini mengatakan, Sandiaga terlalu kaya untuk melihat programnya yang mementingkan orang tidak mampu di ibukota. Sebab dia telah memberikan Kartu Jakarta Pinter (KJP), Kartu Jakarta Sehat (KJS) dan transportasi gratis.

“Mungkin kalau orang udah terlalu kaya (Sandiaga) begitu ya,” katanya di kawasan Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu (9/4).

Mantan Bupati Belitung Timur ini menjelaskan, maksud dari pernyataannya. Dia mengungkapkan, Sandiaga mungkin sudah terlalu kaya sampai tidak bisa melihat program Pemprov DKI Jakarta yang menyentuh masyarakat lapisan paling bawah di ibukota.

“Ya biasanya kalau orang kaya dia (Sandiaga) gak ini kan. Mungkin terlalu kaya dia lhiat orang yang bawah itu dia gak kelihatan lagi dia,” tutup Ahok.

Tentu kita masih ingat bagaimana Sandiaga dengan sombongnya mengatakan bahwa Djarot tidak paham masalah yang sedang dihadapi Sandi karena itu urusan orang super kaya banget.

“Ini perseteruan dua orang super kaya. Mungkin Pak Djarot enggak ngerti kasusnya, kasihan juga komentar sesuatu hal yang dia tidak mengerti,” kata Sandiaga di Recapital Building, Melawai, Jakarta Selatan, Selasa (21/3/2017).

Ya begitulah, wajar jika Ahok berkata demikian. Sandi yang merasa super kaya tentu selama ini tidak pernah merasa program-program Ahok yang berpihak pada rakyat kecil. Dan ini jelas mengindikasikan bahwa program-program Ahok tepat sasaran dong haha.

Dalam debat pun kerap Anies menekankan bahwa Ahok tidak pro rakyat kecil dan Ahok hanya kerja di akhir-akhir masa jabatan. Jelas ini sebuah kebohongan yang dengan mudah dipatahkan. Selain KJP, ada pasukan merah yang tugasnya merapihkan rumah-rumah milik warga miskin. Pasukan warna-warni ini juga sebenarnya membuka lapangan pekerjaan buat rakyat kecil. Memangnya Sandi yang super kaya mau gitu nyelem di saluran air saat banjir? Padahal dia jago renang loh. Ya pastinya itu pekerjaan untuk rakyat kecil dengan gaji yang lumayan.

Sebenarnya sederhana saja kenapa Anies dan Sandi ini kerap memaksakan bahwa Ahok seperti itu. Coba apa kelebihan Anies? Dia pintar berkata-kata selain itu dia juga pintar………..apa yah yang lainnya? Anies itu pinter ngomong dan dengan keahliannya ini dia juga bisa memutar balik pemikiran orang. Nah tuduhan bahwa Ahok tidak pro rakyat kecil sebenarnya dimaksudkan untuk membangun persepsi masyarakat bahwa Ahok tidak pro rakyat kecil. Fakta pendukungnya hanyalah penggusuran, padahal relokasi ke tempat yang lebih baik.

Padahal dengan mudah kita bisa melihat bahwa fakta di lapangan berbicara sebaliknya. Banyak warga kecil yang merasa diuntungkan oleh kebijakan-kebijakan Ahok. Seperti sungai saja, kalau banjir siapa yang paling terkena dampaknya? Bukan orang-orang super kaya yang tinggal di apartemen mewah atau perumahan elit. Tapi justru rakyat kecil, dan demi rakyat kecil ini Ahok rela memasang badan untuk digempur dari berbagai arah dengan berbagai tuduhan. Data juga berkata demikian bahwa Ahok itu pro rakyat kecil, buktinya 70% lebih warga Jakarta puas dengan kinerja Ahok. Jadi tuduhan Ahok tidak pro rakyat kecil hanyalah propaganda kosong yang sengaja terus menerus digunakan agar orang-orang percaya.