Kasus Juru Parkir Ditodong Pistol Oleh Dokter, TNI Buka Suara

Kabar Trending, Berita Trending, Berita Trending Indonesia, Berita Trending Terbaru, Mall Gandaria City, Penembak Mall Gandaria City, Juru Parkir Mall Gandaria City, Juru Parkir Ditodong TNI

TNI : Laporkan Semua Sikap Arogan Seperti Kasus Dokter Anwari

Berita Trending Indonesia – Mall Gandaria City baru-baru saja menjadi perbincangan para netizen di Indonesia. Ada kasus dimana seorang dokter melakukan penodongan pistol terhadap petugas parkir yang ada di Mall Gandaria City tersebut karena sang dokter tidak mau membayar biaya parkirnya. Pelaku mengaku-ngaku sebagai seorang prajurit TNI AD.

Mendengar kasus ini, Kepala Dinas Penerangan TNI AD (Kadispenad), Brigjen TNI Alfret Denny Tuejeh mengatakan bahwa sang pelaku Anwari bukanlah seorang anggota TNI AD.

“Pelakunya itu bukan prajurit TNI AD dan tidak pernah berdinas di jajaran TNI AD,” tutur Denny disaat melakukan konferensi pers resmi di Mabes AD.

Anwari diketahui membawa mobil dengan plat TNI AD ke Mall Gandaria City. Dirinya lalu menodongkan pistol ke arah petugas parkir, karena tidak mau membayar uang parkirnya.

Afret Denny Tuejeh mengakui bahwa memang mobil yang digunakan oleh sang pelaku adalah resmi mobil dinas TNI AD, namun mobil tersebut ternyata adalah mobil dinas dari istri pelaku. Istri dari Anwari merupakan seorang dokter spesialis anak yang berstatus Pegawai Negri Sipil (PNS) di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD), Gatot Soebroto.

Trending Topik – Menurut dari Denny, seorang TNI itu justru harus mengayomi masyarakat dan tidak boleh bertindak arogan, apalagi menodongkan senjata api ke warga sipil maupun mengeluarkan tembakan secara sembarangan. Dirinya mengatakan apabila ada kasus seperti itu, maka jangan pernah takut untuk melaporkan kepada pihak TNI.

“Jika ada prajurit TNI AD yang bersikap arogan dan bertindak diluar dari kepantasan yang semestinya sehingga menyalahi aturan, maka saya akan pastikan itu diproses dan dikenakan sanksi sesuai dengan aturan yang berlaku,” ujarnya.

“Mohon untuk kerjasama para rekan sekalian untuk menginformasikan kepada saya kalau memang ada prajurit TNI AD yang bertindak tidak disiplin,” lanjutnya lagi.