Keponakan Prabowo Subianto Dilirik Gerinda Untuk Pilkada Jateng 2018

Berita Politik, Kabar Trending, Berita Politik Indonesia, Berita Politik Terbaru, Berita Politik Terupdate, Berita Politik Terpanas, Partai Gerindra, Prabowo Subianto

Berita Politik, Kabar Trending, Berita Politik Indonesia, Berita Politik Terbaru, Berita Politik Terupdate, Berita Politik Terpanas, Partai Gerindra, Prabowo Subianto

Rahayu Saraswati Djojohadikusumo Merupakan Nama Dari Keponakan Prabowo Subianto

Berita Politik Indonesia – 5 nama sudah diusung oleh DPD Partai Gerindra Jawa Tengah untuk Pilkada Jateng 2018 mendatang.

Sang wakil ketua DPD Partai Gerindra Jateng yaitu Sriyanto Saputro menyatakan bahwa 3 dari 5 nama yang sudah masuk ke dalam radar Gerindra adalah calon internal.

“Dari radar sudah ada 3 nama internal, yang pertama itu Haji Abdul Wahid (Ketua DPD Gerindra Jawa Tengah), Rahayu Saraswati Djoyohadikusumo (Anggota DPR RI Dapil IV), Feri Yuliyantono (Wakil Ketua Umum Gerindra Pusat asli Kudus),” ujar Sriyanto Saputro saat ditemui di sela – sela acara istigasah kubro Forum Ulama Kabah (FUK) dan Silahturahmi Ulama-Umara di Gedung Korpri, Gatot Subroto, Kabupaten Semarang, Rabu siang.

Ada yang unik disini dimana salah satu dari 3 nama tersebut merupakan anak dari Pak Hasyim, yaitu Rahayu Saraswati Djoyohadikusumo. Seperti yang sudah diketahui bahwa Pak Hasyim merupakan saudara dari Pak Prabowo yang artinya Rahayu merupakan keponakan dari Pak Prabowo sendiri.

Selain 3 kader partai tersebutm 2 nama eksternal partai juga dilirik oleh Partai Gerindra untuk diusung pada Pilkada Jateng 2018 mendatang. Kedua orang tersebut adalah mantan Menteri ESDM, Sudirman Said dan juga CEO Suara Merdeka Group, Kukrit Suryowicaksono.

“Tiga nama internal dan dua dari luar kami persilahkan untuk melakukan sosialiasi. Dari sini nanti tentu saja akan kita lihat sejauh mana elektabilitas dan popularitasnya. Makanya biar mereka melakukan sosialisasi dulu,” ujar Sriyanto yang juga merupakan ketua Desk Pilkada DPD Partai Gerindra Jateng.

Berita Poltik – Agar bisa memuluskan kadernya untuk maju di Pilkada Jateng 2018 mendatang, Gerindra saat ini sedang membangun komunikasi dengan semua partai politik yang ada agar bisa menjajaki kemungkinan untuk berkoalisi. Sebab, Sriyanto menganggap bahwa jumlah kursi yang aada hanya 11 di DPRD Jawa Tengah, sangat tidak mungkin bisa mengusung sendiri calon gubernur dan wakil gubernur di Pilkada Jateng mendatang.

“Kami sadar bahwa Gerindra baru 11 kursi, masih kurang sekitar 9 kursi. Makanya kita melakukan komunikasi politik kepada partai – partai lainnya. Tidak hanya PKS atau PAN, tapi semuanya,” tuturnya.

Sriyanto juga tidak menampik bahwa kehadiran dirinya dalam acara yang digelar oleh forum sayap PPP ini termasuk dalam upaya penjajakan menghadapi Pilkada JAteng.

Seperti yang sudah kita ketahui bahwa FUK adalah salah satu forum yang memang dibentuk oleh PPP kubu Djan Farids yang diketuai oleh KH Wafi Maimun atau yang biasa dipanggil Gus Wafi.

“Saya dengan Gus Wafi sahabatan sudah sangat lama, komunikasi juga sudah sangat lama, tentu saja ini sebagai etika politik ya. Tidak serta merta karena kepentingan pilgub saja, ya nantinya pasti ada diskusi,” ujarnya.

“Waktunya masih cukuplah untuk kami berkomunikasi.” Tutupnya.