Mempermasalahkan Alasan Untuk Tutup Selama Bulan Ramadan

Kabar Trending, Berita Umun, Berita Unik, Berita Hari Ini, Bulan Suci Ramadan, Berita Puasa, Berita Terbaru, Berita Trending Hari Ini

Kabar Trending, Berita Umun, Berita Unik, Berita Hari Ini, Bulan Suci Ramadan, Berita Puasa, Berita Terbaru, Berita Trending Hari Ini

Warung Makan, Tempat Pijat, Klub Malam, dan Yang Lainnya Menjadi Sasaran

Berita Unik Hari Ini – Bulan Suci Ramadan pastinya disambut dengan sukacita karena itu menunjukan hari kemenangan sudah dekat. Tapi ternyata, bulan yang dikatakan penuh berkah ini menjadi momok menakutkan bagi beberapa orang. Itu adalah orang – orang yang memiliki usaha pada bidang hiburan dan juga makanan.

Di Indonesia yang mayoritasnya masyarakatnya beragama Islam, tentu saja pemerintahan di Indonesia juga berpacu pada normal agama. Banyak pemerintah daerah yang mengeluarkan aturan untuk melarang atau menutup sementara tempat – tempat berbau hiburan seperti karaoke keluarga, pertunjukan musik, klub malam, restoran atau café, wahana permainan seperti permainan billiar, TV game, panti pijat, dan masih banyak lagi. Lokalisasi jelas juga harus ditutup selama bulan Ramadan ini.

Larangan untuk penutupan tempat – tempat seperti itu sudah jelas menjadi perdebatan dari beragam kalangan yang ada di Indonesia. Permasalahannya adalah, di Indonesia bukan hanya ada agama Islam saja melainkan masih ada banyak sekali agama lainnya seperti misalnya Buddha, Kristen, Hindu, dan aliran agama lainnya. Secara agama, puasa merupakan salah satu bentuk latihan untuk menahan semua godaan yang ada, sehingga orang yang menjalankan puasa biasa mengendalikan diri. Tempat – tempat hiburan tersebut dianggap sebagai penggangu. Pertanyaannya ? Mengganggu darimana ?

Dengan ditutupnya beragam tempat hiburan dan warung – warung makanan, itu tentu akan membuat puasa lancar – lancar saja karena tidak ada godaan yang akan muncul. Jadi apa gunanya berpuasa ? Saya pribadi yang merupakan seorang muslim sempat bertanya – tanya akan hal ini. Apakah salah apabila lokasi hiburan dan juga warung tetap buka selama Ramadan ? Katanya bulan penuh berkah, tapi apabila ditutup tentu mendatangkan kerugian bagi orang – orang yang memang ada pada bisnis tersebut. Justru kembali lagi ke orang yang menjalankan puasa tersebut. Jika memang puasa memang dilaksanakan dari hati dan bukan karena sekedar pandangan agama saja, maka mau ratusan atau ribuan godaan yang datang juga tetap bisa ditahan.

Sejauh ini, aturan seperti itu sangat tidak logis. Belum lagi orang – orang yang tidak berpuasa yang sudah jelas akan merasa kesulitan untuk mencari tempat makan atau hal lain untuk hiburan mereka. Keluhan juga berdatangan dari pengusaha – pengusaha yang bisnisnya harus dengan TERPAKSA ditutup karena larangan pemerintah. Bila tetap bersikeras dibuka, maka sudah tahu akibatnya bukan ? Bukan hanya bisnis anda yang hancur, tapi lokasinya juga akan hancur diamuk masa. Inikah yang dinamakan Bulan Suci Ramadan ? Ingatlah wahai kalian yang mengaku – ngaku Muslim bahwa agama tidak mengizinkan adanya kekerasan dalam bentuk apapun. Agama mengajarkan kita untuk damai dan selalu menerima perbedaan.

Berita Umum – Pengalaman yang saya alami selama kurang lebih 5 tahun di Negara orang yang masyarakatnya adalah minoritas muslim, tidak ada hal seperti ini terjadi. Seluruh lokasi hiburan bebas dibuka apalagi untuk café – café makanan. Disinilah kita yang sebagai Muslim akan diuji imannya. Menjalankan puasa dengan beragam godaan. Jika berhasil, maka kita berhasil menyucikan hati kita sendiri. Lebih baik seperti ini bukan daripada di Indonesia yang harus menutup SECARA PAKSA warung – warung makanan dan lokasi hiburan hanya karena mengandalkan unsur agama.

Wahai teman – teman ku yang beragama Islam, ingatlah bahwa puasa mengajarkan kita untuk menahan godaan. Hindari godaan bukan dengan cara menutup paksa warung makanan dan juga lokasi hiburan, tapi bagaimana dari kita bisa melewati masa itu semua.