Menyamar Sebagai Pembeli, TNI Tangkap Bandar Narkoba

Menyamar Sebagai Pembeli, TNI Tangkap Bandar Narkoba

Menyamar Sebagai Pembeli, TNI Tangkap Bandar Narkoba

Bandar Narkoba Ditangkap di Belakang Lapas Labuhan Medan

Berita Seputara Sumatera Utara – Anggota dari Detasemen Intelegen Kodam ( Deninteldam ) I/BB berhasil menangkan dua orang pria yang diduga sebagai kurir sekaligus menjadi bandar narkoba di Medan. Mereka adalah Hendra alias Acien ( 21 ) yang bertindak sebagai kurir dan juga Akok Susanto ( 45 ) yang bertindak sebagai bandar.

Kedua pria tersebut berhasil ditangkap setelah petugas menyamar sebagai pembeli dan ingin melakukan transaksi dengan banda narkoba tersebut di belakang Lapas Labuhan, Jalan Simpang Kantor, Medan Labuhan, Medan.

Daftar Judi Casino Online

Informasi yang kami dapatkan pada haru Rabu tadi, barang bukti yang berhasil diamankan oleh pihak TNI tersebut sebanyak 200 gram sabu – sabu dan 1.919 butir pil ekstasi atau inek.

Tertangkapnya kedua orang ini berawan dari kecurigaan personel Intel TNI atas aktivitas yang dilakukan oleh Acien. Personil TNI lalu merancang sebuah taktik untuk menyamar dan melakukan transaksi dengan bandar tersebut. Mereka pun sepakat untuk bertemu dan bertransaksi.

Daftar Judi Online Terpercaya

Sesaat setelah bertemu, Acien langsung diringkus bersama dengan beberapa barang bukti. Ia lalu dibawa ke Komando Deninteldam I/BB untuk diperiksa.

Dari keterangan yang didapatkan dari Acien, personil Deninteldam pun melakukan pengembangan dan penelurusan. Alhasil, Deninteldam pun berhasil menggrebek markas bandar narkoba Akok di rumahnya yang berlokasi di Jalan Marelan.

Kapendam I/BB, Letkol Eno Solehuddin yang kami minta untuk mengkonfirmasikan berita tersebut membenarkan bahwa sudah mengamankan kedua pelaku tersebut. Ia mengatakan bahwa kedua pelaku ini masih diperiksa dan akan segera diserahkan ke pihak Kepolisian untuk ditindaklanjuti lebih jauh lagi.

Daftar Agen Judi Poker Terbaik

“Sekarang sih masih di Markas Denintelkan I/BB. Nanti kan akan diinformasikan ke teman – teman media. Sementara ini mereka juga sedang kami periksa,” tutup Enoh.