Pengacara Lawan Ahok Ternyata Penista Perempuan

Pengacara Lawan Ahok Ternyata Penista Perempuan
Pengacara Lawan Ahok Ternyata Penista Perempuan
Pengacara Lawan Ahok Ternyata Penista Perempuan

Kabar Trending – Razman Arif Nasution punya track record panjang sebagai pengacara spesialis yang mewakili penentang Ahok. Setidaknya sudah ada empat kejadian di mana dia berhadapan dengan Ahok.

Kasus pertama, ketika Razman menjadi kuasa hukum Udar Pristono, di mana Udar diseret ke meja hukum, karena diduga menyalahgunakan dana pengadaan Bus TransJakarta. Kita ketahui Udar Pristono adalah mantan Kepala Dinas Perhubungan DKI yang terus membuat Ahok geram dengan berbagai kebijakan yang membuat semrawut pengelolaan transportasi umum di Jakarta

Kemudian, kasus kedua, ketika mewakili DPRD DKI Jakarta yang sedang berseteru dengan Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dalam kasus dana siluman APBD Jakarta 2015. Dia pernah mencap Ahok tidak beretika dan tidak pantas menjadi pemimpin DKI Jakarta. “Perilaku Ahok tidak beretika. Dia tidak layak menjadi pemimpin. DPRD DKI Jakarta tak gentar terhadap laporan Ahok kepada KPK. Dia istilah dana siluman, dia menyebut seolah-olah ada korupsi, konspirasi, dan permainan yang dilakukan DPRD dalam APBD.”

Ketiga, terjadinya penggusuran di Kampung Pulo. Ahok mengambil kebijakan tersebut guna mengatasi persoalan banjir yang terus menenggelamkan Jakarta ketika musim hujan tiba.

Keempat, yang paling heboh adalah ketika membela warga Kalijodo. Dalam kasus ini si pengacara Kalijodo ini sempat menantang Kombes Krishna Murti “Memang kalau Anda sering masuk televisi dengan jabatan Anda, terus kita takut sama Anda? Enggak takut saya. Jangan karena Anda sering tampil dan Anda berpikir paling jago di Polda Metro itu,” kata Razman dengan nada meninggi dan muka memerah.” (sumber) Dalam kasus ini juga Razman pernah menyebut 1000 PSK akan demo telanjang jika Kalijodo digusur. Sayangnya, apa yang dikatakannya itu tidak jadi kenyataan ??

Pria berbadan besar yang selalu tampil garang menyerang Ahok ini ternyata seorang penista perempuan. Belakangan santer kisah cintanya dengan artis sinetron Bella Luna. Bella dilaporkan oleh Razman Nasution karena telah menganiaya dirinya. Yap. Anda tidak salah baca. Razman, pria berbadan besar dan garang itu lapor ke polisi bahwa dirinya dianiaya oleh Bella Luna yang langsing dan seksi. Katanya sih, dia dicakar dan digigit oleh Bella.

Kasus ini membuat Bella Luna membuka kisah cinta di antara mereka. Ternyata selama setahun Bella Luna di-kawin kontrak oleh Razman. Menurut Razman : “Memang saya Teman Tapi Mesra (TTM) dengan Luna. Kedekatan saya sah di mata agama, meski tidak menikah resmi,” kata Razman. Saya tidak tahu agama apa yang dimaksud di sini. Benarkah kawin kontrak itu sah di mata agama? Atau teman tapi mesra itu yang dianggap sah di mata agama?

Mari mencermati sebab terjadinya kawin kontrak itu. Kala itu, menurut Razman, Luna sedang dalam keadaan yang drop, baik kehidupan pribadi dan juga ekonomi. “Saya bantu Luna semuanya. Dia tidak punya tempat tinggal, saya belikan. Mobilnya kredit, saya lunasi. Setelah itu saya suruh jual dan saya belikan yang baru. Anak-anak Luna pun saya yang biayai,” ucapnya.

Pengakuan Bella Luna sendiri seperti ini: “Kami menikah siri pada Februari 2016. Pas ditawari nikah siri, Razman memberikan mas kawin uang sebesar Rp 1 miliar. Disitu saya tergoda,” . Ia menjelaskan, kemauan untuk menikah siri dengan Razman dikarenakan kondisi ekonomi yang sedang terpuruk, karena ia harus menghidupi anak dan ibunya. “Saya single parent. Saya juga harus membiayai keluarga saya. Memang saya salah, tergoda dengan tawaran itu,” ujarnya.

Bella luna adalah seorang perempuan berumur 22 tahun, single parent, dalam kesulitan ekonomi, punya tanggungan anak dan orang-tua. Razman berumur 20 tahun lebih tua dengan harta berlimpah karena ngetop sebagai pengacara. Dengan memanfaatkan situasi terjepitnya Bella Luna dan menikahinya (dengan kontrak) bukankah Razman tidak lain dan tidak bukan adalah seorang penista perempuan? Jika ingin menolong, mengapa perlu kawin kontrak? Demi memuaskan nafsu syahwat yang tidak terbendungkah?

Satu persatu mereka yang menentang Ahok terbuka kedoknya. Memang Tuhan tidak tinggal diam. Ahok memang tidak pandai bersantun-ria dalam berkata-kata. Tapi sampai hari ini, tidak ada yang bisa mempertanyakan integritas, kesetiaannya dan juga moralitasnya. Dia boleh saja dituduh sebagai penista agama. Yang jelas dia bukan penista perempuan. Tidak seperti laki-laki yang memanfaatkan posisi dan harta demi mengawini daun muda yang sedang kesulitan ekonomi.

Sumber : Seword