Setelah Ahok Dituduh Dendam, Kini Rizieq Kembali Berulah

Kabar Trending, Rizieq Shihab, Rizieq, Berita Terbaru Rizieq Shihab, Rizieq Shibab Kabur, Rizieq Shibab di Arab, Rizieq Shibab Jadi Tersangka, Berita Politik Indonesia

Rizieq Mengancam Revolusi Putih Dari Arab ?

Berita Politik Hari Ini – Besok hukum di Indonesia jelas akan dipertanyakan. Mengapa ? Hal ini dikarenakan Rizieq tak juga kembali ke Indonesia. Besok seharusnya masa visa Rizieq sudah terhitung hampir 1 bulan, apabila hitungannya sudah tepat, maka jelas Rizieq sudah bisa dijemput untuk pulang. Tapi apabila keberangkatan Rizieq ke Malaysia bisa menambah durasi visa umroh Rizieq di Arab Saudi, maka hitungan tersebut bisa saja saja.

Namun dibalik itu semua, pengacara Rizieq sendiri sudah menantang apabila Rizieq bisa saja tidak pulang ke Indonesia sampai Pilpres 2019. Seharusnya apabila memang hukum di Indonesia bisa ditegakan, Rizieq harus dijemput paksa dengan alasan apapun karena memang sedang ada kasus yang harus diselesaikan.

Rizieq Menuduh Ahok Dendam

Rizieq yang saat ini sedang berada di Negara yang sangat dikenal dengan para ontanya itu melakukan pembicaraan kepada anggotanya. Rizieq juga bertitip pesan kepada kita untuk menghentikan apa yang disebutnya sebagai kegaduhan nasional. Menurut dirinya, persoalan yang menyangkut dirinya sudah usai. Kenyataannya ? Entah itu takut atau apa karena kasus yang saat ini sedang menunggunya, itu hanya Rizieq dan Tuhan yang tau. Rizieq bahkan berpesan untuk menghentikan politik balas dendam atas kasus Ahok. Melalui video dari Arab Saudi, Rizieq berpesan, “Ahok sudah kalah di pilkada, sudah kalah di Mahkamah, sudah selesai. Jadi nggak perlu lagi melancarkan politik balas dendam. Marah, murka, panin, kalap,
ujar Rizieq dalam videonya.

Seperti sebuah sinetron, Rizieq memang sangat gemar untuk mengarang sebuah scenario, menuduh orang lain dendam dengan dirinya, padahal jika dilihat kebelakang, siapa yang dendam dengan siapa ? Rizieq yang juga gemar membuat tuduhan palsu terlihat sangat semena – mena dalam setiap aksinya tersebut. Ucapan Rizieq yang seakan – akan membuat hati menjadi tenang seperti bunuh, bunuh, bunuh, si….. atau bahkan gantung, gantung, gantung, si….. dianggap bukanlah dendam dan bukan masalah di Indonesia.

Bukan sampai disitu saja, di bawah kepempinan Rizieq, seitap pasukan atau anggota yang disebut dengan FPI ( Front Pembela Islam ) *entah apa yang dibela, kerap sekali mengucapkan kata – kata mutiara seperti brengsek, bodoh, bego, semua jenis binatang yang katanya haram disebutkan, seperti babi, anjing, dan lainnya. Tentu saja perilaku dari seorang Rizieq dianggap sangat mulia di Indonesia *dengan alasan membela agama. Agama yangmana yang mengajarkan seorang yang katanya Ulama berperilaku seperti itu ?

Siapa yang dengan wahai Pak Rizieq Yang Terhormat ? Pak Ahok jelas sudah memaafkan, bahkan mencabut banding demi tidak ada lagi masalah dan kegaduhan yang terjadi hanya karena dirinya. Pak Ahok bahkan sudah menerima hukuman yang ada. Dirinya bahkan sangat memperhatikan rombongan daster putih yang melakukan demo berjilid – jilid di jalan raya, sehingga nantinya tidak ada lagi demi karena dirinya. Apalagi sebentar lagi bulan Ramadhan. Semua yang dilakukan oleh Pak Ahok itu karena sayang sama seluruh warga Indonesia. Tidak seperti seorang Rizieq yang sangat sayang akan Indonesia karena bisa mendapatkan uang santunan dari para petinggi – petinggi politik. Jadi siapa yang dendam ?

Tidak ada yang menyimpan dendang disini. Indonesia adalah Negara hukum, jika salah ya diproses secara hukum. Simple bukan ? Bukan seperti anda wahai Rizieq yang tidak mengerti hukum di Indonesia dan mangkir dari panggilan polisi. Mulut mu itu bahkan sangatlah berprestasi, menghina lambang Negara, membuat lelucon soal agama lain dengan “Bidannya siapa ?” Menuduh BI membuat logo PKI, mengatakan Banser dengan bangsat, dan masih banyak lagi. Namun hal ini bukanlah kriminal di Indonesia. Dimana penengak hukum Negara ini ?

Mengancam Revolusi Putih

Setelah menuduh adanya politik dendam, Rizieq seperti terus melaju tanpa dihalangi. Dirinya kerap mencari sensasi baru. Jika kemarin Ahok tidak dipenjara, maka dirinya dengan lantang akan meneriakan, mari kita Revolusi. Wahai Rizieq, apakah engkau tahu arti dari Revolusi ?

Sekarang saat berada di Arab sana, dirinya masih menerikan tentang Revolusi Putih ?Apa maksudnya dari Revolusi Putih ? Ya kita berharap saja semoga bukan keputihan yang dimaksudkan oleh Rizieq. Atau mungkin semua warga Negara di Indonesia diminta untuk menggunakan daster putih ala Rizieq.

Trending Topik – Tenyata Revolusi Putih itu merupakan bentuk dari ketakutan Rizieq yang akan segera menyandang gelar tersangka dari sekian banyak kasus yang dibuatnya, tapi mungkin yang paling aprah adalah kasus pornografi, karena kasus ini sudah membuat Rizieq kabur ke Negara onta saat ini. Jadi apakah ini yang dinamakan revolusi keputihan ? Tentu saja tidak.

Jadi maksud dari seorang Rizieq yang tidak pantas dikatakan sebagai Habib adalah sebagai beriktu :

Dirinya menilai, semua kasus yang mejerat Rizieq hanya rekayasa yang digunakan sebagai politik balas dengam atas vonus dua tahun yang menjerat manta Gubernur DKI Jakarta, yaitu Basuk Tjahaja Purnama Ahok. Pengacaranya mengatakan “Jika rezom penguasa terus menerus menekan ulama dan membela penista agama, maka bukan tidak mungkin Rizieq Shihab akan umumkan Revolusi Putih untuk NKRI dari tanah suci.”

Walaupun dikatakan Revolusi Putih, tetap saja tidak dikatakan secara detail apa maksud dari hal tersebut. Kita berdoa saja ya semoga itu bukan karena Rizieq sedang keputihan.

Inilah Indonesia, Negara hukum yang mayoritasnya adalah Muslim, dengan beragam kesalahan dan korupsi dianggap pantas, dan pembela Negara di anggap sebagai seorang penista agama. That’s a FACT !