Tontowi dan Liliyana Pupuskan Mimpi 52 Tahun Penantian Emas Malaysia

Tontowi dan Liliyana Pupuskan Mimpi 52 Tahun Penantian Emas Malaysia
Tontowi dan Liliyana Pupuskan Mimpi 52 Tahun Penantian Emas Malaysia
Tontowi dan Liliyana Pupuskan Mimpi 52 Tahun Penantian Emas Malaysia

Kabar Olimpiade 2016 – Tekanan batin luar biasa dirasakan pasangan Malaysia Chan Peng Soon dan Goh Liu Ying saat menghadapi dua jagoan Indonesia Ahmad Tontowi dan Liliyana Natsir dalam babak final bulu tangkis ganda campuran Olimpiade 2016 pada Rabu 17 Agustus 2016.

Mereka adalah harapan bagi Malaysia untuk meraih medali emas pertamanya sepanjang 52 tahun sejarah keikutsertaan Negeri Jiran dalam olimpiade.

Di sisi lain pasangan Tontowi dan Liliyana juga punya beban berat: meneruskan tradisi emas bulu tangkis yang sempat terputus dalam Olimpiade London 2012.

Keduanya juga punya keinginan besar untuk memberikan hadiah terindah bagi bangsa Indonesia yang sedang merayakan hari kemerdekaannya yang ke-71. Tontowi dan Liliyana menjadi satu-satunya harapan emas yang tersisa di Olimpiade Rio di Janeiro dari cabang badminton.

Dalam pertandingan yang berlangsung selama 44 menit, pasangan Malaysia harus takluk di tangan Tontowi dan Liliyana, dengan skor 21-14 dan 21-12. Emas pun menjadi milik Indonesia.

Meski demikian, Malaysia masih punya harapan meraih emas. Pasangan ganda pria Goh V Shem-Tan Wee Kiong melaju ke babak final dan akan berhadapan dengan wakil China H.F. Fu dan N. Zhang pada Jumat 19 Agustus 2016 mendatang.

Tak hanya itu, pebulu tangkis Malaysia Lee Chong Wei juga melaju ke semifinal. Atlet bergelar Datuk itu akan menghadapi Lin Dan, juga dari Tiongkok.